INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

HIJAU HARMONY YANG TIDAK PAHIT DAN TAHAN VIRUS

Lebat buahnya, hijau warnanya, dan tahan serangan virus kuning. Itulah timun Harmony yang kini hadir dengan sejumlah keunggulan yang lebih menguntungkan para petani yang menanamnya.

Saat Abdi Tani mengunjungi lahan timun Harmony milik Hariyanto, sebuah sepeda motor pengangkut roda tiga yang penuh dengan timun tampak keluar lahan, sementara di tepi lahan masih ada satu lagi yang sedang menunggu untuk diisi penuh hasil panen timun hibrida yang tahan virus itu.

“Ini panenan keenam mas. Alhamdulillah hasilnya bagus,” ujar Hariyanto yang tengah sibuk memetik timun Harmony miliknya. Menurut petani dari Dusun Tirtomulyo, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini, dari 7.000 tanaman Harmony, ia telah mendapatkan hasil tidak kurang dari 7 ton.

Jika melihat performa tanamannya yang tetap bagus seperti sekarang ini, ia yakin bisa memetik hingga 15 kali dan bisa mendapatkan hasil hingga 21 ton atau minimal 3 kilogram per tanaman.

“Sayangnya harga timun sekarang ini lagi jelek mas, kata pedagangnya tadi hanya Rp. 500 per kilo. Tapi untungnya produksinya masih bagus, jadi masih bisa dapat hasil yang lebih,” keluhnya.

Hariyanto mengatakan, produktivitas timun Harmony yang bagus itu tidak lepas dari karakter tanamannya sendiri yang memang bagus. Terlebih, timun tersebut juga memiliki ketahanan terhadap serangan penyakit kuning yang disebabkan oleh infeksi virus gemini. Sehingga sejak awal hingga panen tanamannya lebih aman.

“Dibanding timun lainnya, Harmony ini lebih lebat buahnya. Dari bawah sampai atas buahnya terus muncul.  Tanamannya juga tidak gampang terkena (penyakit) kuning. Ini buktinya, sampai sekarang tanaman saya ini masih aman dari kuning. Padahal timun yang lain itu  umur segini sudah banyak yang terserang kuning,” ujar Hariyanto.

Bukan hanya itu, Hariyanto juga lebih menyukai karakter buah yang dihasilkan. Timun dengan potensi hasil hingga 5 kg/tanaman itu memiliki ukuran buah yang besar dan sangat seragam. Meskipun pengairannya kurang sempurna, buahnya masih tetap bisa optimal lurus atau istilah jawanya tidak mbotol (ada leher di pangkal buah).

“Wohe nggih langkung ijo. Sakniki pasar nyuwune sing ageng lan ijo kados Harmony niki, (Buahnya lebih hijau. Sekarang pasar mintanya yang besar dan warnanya hijau seperti Harmony ini-red.),” terangnya.

Hal serupa juga dikatakan Darsono, petani yang masih tetangga satu desa dengan Hariyanto. “Apik tandurane, wohe yo apik, tapi regone sing gak apik (Bagus tanamannya, buahnya juga bagus, tapi harganya yang tidak bagus-red.),” ungkapnya sembari tertawa kecil. Darsono sendiri juga menanam Harmony sebanyak 3.000 tanaman dan sudah petik kelima kalinya.

Selain itu, kata Hariyanto, meskipun warna buahnya hijau tua, rasanya tidak pahit sama sekali. Hal ini diakuinya juga menjadi alasan petani seperti dirinya menanam Harmony.

“Karena, buah hijau yang tidak pahit seperti ini sudah pasti lebih disukai pasar. Pedagang sudah tidak akan pilih-pilih lagi, langsung diangkut,” ungkapnya. Dengan beberapa kelebihan itulah wajar kiranya jika timun hibrida tahan virus itu dalam penyebutannya sering diembel-embeli kata “plus” di belakang namanya.

Deskripsi timun hibrida tahan virus Harmony:
- Pertumbuhan tanaman kuat dan seragam
- Toleran terhadap penyakit kresek (downy mildew)
- Tahan geminivirus
- Tanaman tetap menghasilkan buah yang besar dan lurus (tanpa leher) meskipun pengairan tidak sempurna
- Buah berwarna hijau tua, seragam, dan tidak pahit
- Panjang buah ± 23 cm, diameter ± 4,5 cm, dan berat ± 270 g/buah
- Umur panen ± 32 hari setelah pindah tanam
- Potensi hasil 5-6 kg/tanaman
- Kebutuhan benih 750-800 g/ha dengan jarak tanam 70 x 40 cm

 


PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).