INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

Tanaman Pangan (AT : 54)
MENYIAPKAN SENJATA HADAPI BULAI

Layaknya seperti orang yang sedang berperang, perbekalan dan senjata yang lengkap serta strategi yang jitu disebut sebagai kunci keberhasilan. Pun demikian pada tanaman jagung, menyiapkan “senjata” dan taktik jitu sejak dini juga menjadi kunci utama untuk melindungi tanaman dari gempuran penyakit bulai.

Penyakit downy mildew atau lebih dikenal dengan sebutan penyakit bulai kerap mendapat perhatian lebih dalam budidaya tanaman jagung. Pasalnya, dibanding dengan penyakit lainnya, serangan bulai bisa mengakibatkan kehilangan hasil hingga 100% pada varietas yang rentan.

Selain itu, penyakit ini juga telah masuk kategori sebagai penyakit paling berbahaya pada tanaman jagung. Karena, semua kawasan penghasil jagung dunia, mulai dari Amerika, Afrika, India, Thailand, Filipina, hingga Indonesia tidak luput dari serangan penyakit ini.

Read more...
 
AMAN DI LAHAN, NYAMAN DI PENAMPUNGAN

Varietas jagung super hibrida satu ini kini menjadi andalan banyak suplier jagung yang rutin memasok ke pabrik pakan ternak di Sulawesi Selatan. Pasalnya, selain unggul dalam hal produktivitas, kualitas hasil panen jagung ini dinilai lebih baik meskipun dipanen di musim hujan.

Itulah BISI 18, jagung super hibrida produksi PT BISI International, Tbk. yang saat ini menjadi pilihan utama para petani dan pedagang pengepul jagung di sentra-sentra jagung tanah air. Seperti di Takalar dan Gowa yang merupakan dua kabupaten yang menjadi sentra produksi jagung Sulawesi Selatan.

Di dua kabupaten bertetangga tersebut, BISI 18 mampu menjadi varietas yang benar-benar tangguh di lahan dengan tingkat produktivitas yang tinggi. Selain itu, hasil panennya pun memiliki kualitas yang lebih baik dengan kadar air yang lebih rendah meskipun ditanam di musim hujan.

Read more...
 
SAAT KUALITAS HASIL PANEN MENJADI PENENTU

Kualitas biji jagung hasil panen petani menjadi rambu utama bagi produsen pakan ternak untuk menghasilkan pakan yang berkualitas sesuai standar mutu yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan varietas jagung yang mumpuni di samping penanganan pascapanen yang tepat.

Sebagai komoditas pangan penting kedua setelah padi atau beras, kebutuhan jagung sebagai bahan pangan maupun pakan dari tahun ke tahun akan terus meningkat seiring pertumbuhan dan perkembangan penduduk di Indonesia. Bahkan, lebih dari itu, dengan semakin pesatnya perkembangan industri peternakan turut merubah peta konsumsi jagung tanah air.

Seperti diketahui, jagung merupakan komponen utama dalam industri pakan ternak, porsinya mencapai 60% dalam ransum pakan. Hal inilah yang menjadikan lebih dari 50% produksi jagung di Indonesia digunakan untuk kebutuhan industri pakan ternak, sementara untuk konsumsi pangan diperkirakan hanya berkisar 30 persennya saja. Sedangkan sisanya untuk kebutuhan industri lain.

Read more...
 




PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).