INFORMASI PRODUK

Darimana ANDA mendapatkan informasi produk-produk pertanian (Benih & Pestisida) ?
 

BISI apk

Timun
Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus) merupakan salah satu sayuran buah yang sangat populer dan digemari oleh masyarakat.
Tanaman mentimun memiliki daya adaptasi yang luas dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Buahnya biasa dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya.
Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki kandungan air yang cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan.

 
 
F1 - VICTORIA
Pertumbuhannya kuat dan cepat. Beradaptasi baik untuk ditanam dengan lanjaran maupun telasah (tanpa lanjaran). Tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew) dan jamur Fusarium. Buah keluar di batang dan cabang. Buah berwarna hijau keputihan dengan ukuran panjang ± 10 cm, diameter ± 4 cm dengan berat ± 90 g/buah, berjumlah 25 - 30 buah/tanaman dengan potensi hasil ± 40 Ton/Ha. Buah seragam dan rasanya tidak pahit. Umur panen ± 30 hari setelah pindah tanam. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - MUMMY
Pertumbuhan tanaman kuat, seragam, bercabang banyak dan hampir di setiap ruas muncul calon buah. Toleran terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah seragam, berwarna hijau dan tidak pahit. Panjang buah ± 15.5 cm, diameter ± 4.2 cm dengan berat ± 170 g/buah. Umur panen ± 30 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 3.5 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.

Related Topic :
- Mummy, Si Tahan Layu Yang Mulai Menggoyang Pantura Jabar

 
F1 - NINJA
Pertumbuhan tanaman kuat dan seragam, tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah silindris dan lurus (tanpa leher) berwarna hijau. Panjang buah ± 21.5 cm, diameter ± 5.0 cm dan rasanya tidak pahit. Umur panen ± 35 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 4 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha dengan jarak tanam 60 x 50 cm.
 
F1 - TITAN
Pertumbuhannya kuat dan seragam. Toleran terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Bentuk buah silindris, panjang ± 16 cm, diameter ± 3.6 cm berwarna hijau cerah. Tekstur buah renyah, rasa tidak pahit. Berat buah ± 170 g dengan potensi hasil ± 3.5 Kg/tanaman. Umur panen ± 33 hari setelah tanam. Kebutuhan benih ± 750 g/Ha dengan jarak tanam 50 x 50 cm.
 
F1 - MASTER AS
Pertumbuhan tanaman kuat, seragam, bercabang banyak dan hampir di setiap ruas muncul calon buah. Tahan penyakit kresek (Downey Mildew). Buah berwarna hijau, silindris dan lurus (tanpa leher). Panjang buah ± 22 cm, diameter ± 5.1 cm dan rasanya tidak pahit. Umur panen ± 34 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 4 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - KRAKATAU
Cocok ditanam di dataran rendah sampai menengah. Pertumbuhan tanaman kuat, seragam, bercabang banyak dan hampir di setiap ruas muncul calon buah. Tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah berwarna hijau, seragam dan tidak pahit. Cocok dikonsumsi segar sebagai lalapan maupun dimasak. Panjang buah ± 18 cm, diameter ± 5.2 cm dengan berat ± 250 g/buah. Umur panen ± 32 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil 3.0 - 4.5 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - HERCULES
Pertumbuhannya kuat dan bercabang banyak, hampir di setiap ruas muncul calon buah. Tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah berwarna hijau, seragam dan tidak pahit. Panjang buah ± 23 cm, diameter ± 5 cm dengan berat 270 - 300 g/buah, dan mempunyai potensi hasil 5.0 - 5.5 Kg/tanaman. Umur panen ± 34 hari setelah pindah tanam dengan masa panen 32 - 60 hari. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.

 
F1 - HARMONY
Pertumbuhan tanaman kuat dan seragam, tahan penyakit kresek (Downey Mildew). Tanaman tetap menghasilkan buah yang besar dan lurus (tanpa leher) meskipun pengairan kurang mencukupi. Buah berwarna hijau tua, seragam dan tidak pahit. Panjang buah ± 23 cm, diameter ± 5.0 cm dengan berat ± 270 g/buah. Umur panen ± 34 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil 5.0 - 6.0 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - ASIAN STAR
Pertumbuhannya kuat dan bercabang banyak, hampir di setiap ruas muncul calon buah. Tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah berwarna putih dengan pangkal kehijauan, bentuk buah seragam dan rasanya tidak pahit. Panjang buah 15 - 19 cm, diameter 3 - 4 cm dengan berat ± 200 g/buah, dan mempunyai potensi hasil 4.0 - 5.0 Kg/tanaman. Dapat dipanen mulai umur 26 hari setelah pindah tanam dengan masa panen 26 - 55 hari. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - HANA
Pertumbuhan tanaman kuat, seragam, bercabang banyak dan hampir di setiap ruas muncul calon buah. Tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah berwarna putih kehijauan, seragam dan tidak pahit. Panjang buah ± 20 cm, diameter ± 3.5 cm dengan berat ± 200 g/buah. Umur panen ± 29 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil 5.0 - 5.5 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.

 
F1 - SI PUTIH
Pertumbuhan tanaman kuat dan kokoh. Dapat beradaptasi di dataran rendah sampai menengah. Tahan terhadap penyakit Downey Mildew dan Fusarium. Buah berwarna putih polos, daging tebal dan tekstur renyah. Panjang buah ± 21 cm, diameter ± 5 cm. Berat buah ± 300 gram dengan jumlah ± 10 buah /tanaman. Dapat dipanen mulai umur ± 32 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil 3.5 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - ROBERTO
Merupakan timun tipe Jepang, kuat pertumbuhannya dan dapat ditanam di dataran rendah sampai tinggi. Buah berbentuk bulat panjang, berwarna hijau gelap. Panjang buah ± 24.5 cm, diameter ± 4 cm, tidak berongga dan sedikit berduri. Berat buah ± 240 gram dengan jumlah ± 20 buah/tanaman. Dapat dipanen mulai umur ± 32 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 5 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - NEW ROBERTO
Pertumbuhan tanaman kuat, seragam, bercabang banyak dan hampir di setiap ruas cabang muncul calon buah. Cocok ditanam di dataran menengah sampai tinggi. Toleran terhadap penyakit kresek (Downey Mildew), tahan penyakit layu fusarium. Buah berwarna hijau gelap mengkilat, merupakan timun tipe Jepang, rasanya tidak pahit dan daya simpannya sampai 7 hari. Panjang buah ± 30 cm, diameter ± 4.3 cm dengan berat buah ± 300 g/buah. Umur panen ± 40 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 4 Kg/tanaman. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - MINI
Pertumbuhannya kuat dan cepat. Beradaptasi baik untuk ditanam dengan lanjaran maupun telasah (tanpa lanjaran). Tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew) dan jamur Fusarium. Buah keluar di batang dan cabang. Buah berwarna hijau keputihan dengan ukuran panjang ± 11 cm, diameter ± 4 cm dengan berat ± 95 g/buah, berjumlah ± 20 buah/tanaman dengan potensi hasil ± 38 Ton/Ha. Buah seragam dan rasanya tidak pahit. Umur panen ± 30 hari setelah pindah tanam. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
F1 - MICRO
Pertumbuhan sangat mudah dan tahan terhadap penyakit kresek (Downey Mildew). Buah berwarna hijau keputihan, daging buah tebal, seragam dan tidak pahit. Cocok untuk dikonsumsi segar sebagai lalapan maupun dimasak. Panjang buah ± 14.3 cm, diameter ± 4.5 cm dengan berat ± 220 g/buah. Umur panen ± 32 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil 4.0 - 5.0 Kg/tanaman. Potensi hasil sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air. Kebutuhan benih 750 - 800 g/Ha.
 
HIJAU ROKET
Pertumbuhan tanaman kokoh dan sedikit cabang lateral. Tahan penyakit Downey Mildew. Buah berwarna hijau dengan sedikit duri berwarna putih, daging tebal, dan rasanya tidak pahit. Panjang buah 17.5 cm, diameter 5.3 cm. Berat buah ± 300 gram dengan jumlah 10 - 15 buah/tanaman. Dapat dipanen mulai umur 32 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 4 Kg/tanaman. Kebutuhan benih ± 1.000 g/Ha.
 
PUTIH ROKET
Pertumbuhan tanaman kuat dan seragam, beradaptasi baik di dataran rendah sampai menengah. Buah berwarna putih kehijauan, tekstur renyah dan rasanya tidak pahit. Dapat dikonsumsi segar sebagai lalapan. Panjang buah ± 18 cm, diameter ± 4 cm. Berat buah 150 - 200 gram dengan jumlah ± 15 buah/tanaman. Dapat dipanen mulai umur 30 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil ± 3 Kg/tanaman. Kebutuhan benih ± 1.500 g/Ha.
 




PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI).